Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO
Berita  

Mensos: Sekolah Rakyat jadi model pengentasan kemiskinan terpadu

BRIMO

Inews Nanga Bulik – Menteri Sosial (Mensos) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat dirancang sebagai model pengentasan kemiskinan terpadu yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, dan pemberdayaan keluarga. Program ini diharapkan mampu memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi secara berkelanjutan.

Menurut Mensos, kemiskinan tidak dapat diatasi hanya dengan bantuan sosial semata, melainkan memerlukan pendekatan menyeluruh yang dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pendidikan sebagai Pondasi Utama Pengentasan Kemiskinan

Mensos menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam upaya pengentasan kemiskinan. Melalui Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga miskin dan rentan mendapatkan akses pendidikan yang layak, terjangkau, dan berkualitas.

“Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar, tetapi ruang pembentukan karakter dan peningkatan kapasitas anak-anak dari keluarga kurang mampu,” ujar Mensos.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan peluang anak-anak untuk keluar dari lingkaran kemiskinan melalui pendidikan yang berorientasi pada masa depan.

Pendekatan Terpadu: Anak, Keluarga, dan Lingkungan

Berbeda dengan model pendidikan konvensional, Sekolah Rakyat mengusung pendekatan terpadu yang menyasar tidak hanya peserta didik, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitarnya. Pemerintah melalui Kementerian Sosial melakukan pendampingan sosial kepada keluarga peserta didik agar mereka dapat meningkatkan taraf hidup secara mandiri.

Pendekatan ini dinilai penting karena kondisi sosial dan ekonomi keluarga sangat mempengaruhi keberhasilan pendidikan anak.

Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat

Baca juga: KPK jerat Yaqut dan Gus Alex rugikan negara, BPK masih hitung totalnya

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci

Mensos menegaskan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat sipil diajak untuk terlibat aktif dalam mendukung program ini.

Sinergi tersebut mencakup penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, hingga dukungan program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga peserta didik.

Fokus pada Kelompok Rentan dan Daerah Tertinggal

Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi kelompok masyarakat paling rentan, termasuk keluarga miskin ekstrem dan masyarakat di daerah tertinggal. Dengan pendekatan afirmatif, program ini bertujuan memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.

Mensos berharap, keberadaan Sekolah Rakyat dapat menjadi jembatan bagi anak-anak di daerah tertinggal untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Dampak Jangka Panjang bagi Pembangunan Sosial

Pemerintah meyakini bahwa Sekolah Rakyat akan memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan sosial nasional. Dengan meningkatnya kualitas pendidikan dan kapasitas keluarga miskin, diharapkan angka kemiskinan dapat ditekan secara signifikan.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Harapan Jadi Model Nasional

Mensos menyampaikan harapannya agar Sekolah Rakyat dapat menjadi model nasional pengentasan kemiskinan berbasis pendidikan yang dapat direplikasi di berbagai daerah. Evaluasi dan penguatan program akan terus dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

“Jika pendidikan anak dan kesejahteraan keluarga berjalan beriringan, maka pengentasan kemiskinan tidak lagi menjadi wacana, tetapi kenyataan,” tegas Mensos.

Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *