Inews Nanga Bulik — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan resmi menetapkan Yohanes sebagai Ketua DPD PDIP Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk periode 2025–2030. Penetapan itu disampaikan dalam rapat internal partai yang berlangsung di Jakarta dan dihadiri seluruh unsur pimpinan terkait.
Penetapan Resmi dari DPP
Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi panjang terkait siapa yang akan memimpin PDIP Kalteng pasca berakhirnya masa jabatan ketua sebelumnya. DPP menilai Yohanes memiliki rekam jejak kuat, loyalitas tinggi, serta kemampuan mengonsolidasikan kader hingga tingkat akar rumput.
“Penunjukan ini merupakan keputusan strategis DPP untuk memperkuat struktur partai di daerah, terutama dalam menyongsong agenda politik nasional dan pemilihan kepala daerah mendatang,” ujar salah satu perwakilan DPP.
Dengan amanah ini, Yohanes akan memimpin hingga lima tahun ke depan, mengawal proses konsolidasi dan penguatan ideologi partai di seluruh wilayah Kalteng.
Komitmen Pembenahan Struktur Partai
Dalam sambutannya, Yohanes menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh pada struktur partai, terutama di cabang dan ranting. Ia menekankan pentingnya soliditas internal sebagai kunci kemenangan PDIP di berbagai kontestasi politik.
“Kita tidak boleh terpecah. PDIP harus hadir sebagai rumah besar perjuangan rakyat. Konsolidasi struktur, pendidikan politik kader, dan penguatan ideologi menjadi fokus utama kami,” tegas Yohanes.
Ia juga menyebut akan memperluas ruang dialog dan pemberdayaan politik bagi generasi muda agar partai tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Baca juga: Tim PKS Barsel Desak PT. KNPI Segera Selesaikan Pembayaran Kepada Warga Desa Tambak Bajai
Fokus pada Isu Kerakyatan
Yohanes menegaskan PDIP Kalteng akan memperkuat agenda-agenda pro rakyat, terutama di bidang kesejahteraan sosial, ekonomi kerakyatan, lingkungan, dan pembangunan desa. Menurutnya, Kalteng memiliki tantangan besar terkait pemerataan pembangunan yang harus dijawab melalui kebijakan politik yang berpihak pada rakyat kecil.
“Kalteng kaya sumber daya, tetapi belum semuanya dimanfaatkan optimal untuk kesejahteraan masyarakat. Tugas kita memastikan suara rakyat terwakili dan kebijakan publik berpihak pada mereka,” katanya.
Ia menyoroti pentingnya mendorong program pertanian, pemberdayaan UMKM, perlindungan warga adat dan lokal, serta penguatan ekonomi berbasis desa.
Siap Hadapi Agenda Politik 2025–2030
Dengan jabatan barunya, Yohanes menegaskan PDIP Kalteng siap menghadapi berbagai agenda politik strategis, termasuk pemilihan kepala daerah, pemilihan legislatif, dan konsolidasi struktur hingga jenjang terbawah.
Ia menyebut bahwa kemenangan politik hanya akan diraih melalui kerja kolektif, bukan personal.
“Saya bukan siapa-siapa tanpa dukungan kader dan simpatisan. Kita harus melangkah bersama, bekerja dengan hati dan turun langsung ke masyarakat,” tuturnya.
Dukungan Kader Mengalir
Penetapan Yohanes sebagai ketua baru mendapat sambutan positif dari sejumlah pengurus cabang dan sayap partai. Mereka menilai pilihan DPP sudah tepat karena Yohanes dianggap mampu menjaga stabilitas internal sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah.
Sejumlah kader muda PDIP juga mengapresiasi kepemimpinan baru ini dengan harapan Yohanes dapat membuka ruang partisipasi politik yang lebih luas bagi anak muda.
Harapan Baru untuk PDIP Kalteng
Dengan kepengurusan baru ini, PDIP Kalteng memasuki fase baru dalam memperkuat posisi sebagai partai yang dekat dengan rakyat. Yohanes menyampaikan bahwa amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral untuk memastikan PDIP tetap menjadi kekuatan politik yang bersih, solid, dan hadir untuk masyarakat.
“Kita ingin PDIP Kalteng menjadi contoh partai yang disiplin, melayani, dan bekerja nyata,” pungkasnya.















