Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Jaksa Agung Usut Tuntas Penyebab Banjir Sumatera

BRIMO

Inews Nanga Bulik — Jaksa Agung Republik Indonesia menginstruksikan jajarannya untuk mengusut tuntas penyebab banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dalam beberapa pekan terakhir. Banjir yang merusak ribuan rumah, infrastruktur publik, hingga lahan pertanian itu dinilai tidak hanya akibat curah hujan ekstrem, tetapi juga diduga dipicu oleh faktor lain yang harus diungkap secara menyeluruh.

Dalam rapat koordinasi nasional, Jaksa Agung menegaskan bahwa negara tidak boleh hanya bersikap reaktif. Penegakan hukum harus memastikan apakah terdapat praktik ilegal yang memperparah bencana, seperti pembukaan lahan tak berizin, perusakan hutan, hingga pelanggaran tata ruang.

“Tidak boleh ada yang ditutupi. Jika ada unsur pidana, siapa pun yang terlibat harus diproses tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Fokus Penyelidikan: Izin Lahan dan Aktivitas Industri

Kejaksaan Agung memberikan perhatian khusus pada wilayah yang mengalami banjir paling parah, terutama daerah yang beririsan dengan kawasan perhutanan, perkebunan, dan aktivitas pertambangan.

Tim penyidik diminta mendalami sejumlah aspek, antara lain:

  • legalitas izin pemanfaatan hutan dan lahan,

  • aktivitas pembukaan lahan skala besar,

  • dugaan alih fungsi kawasan lindung,

  • serta kepatuhan perusahaan terhadap analisis dampak lingkungan (AMDAL).

Pendalaman ini dilakukan menyusul banyaknya laporan masyarakat terkait kerusakan lingkungan yang terjadi sebelum banjir besar melanda.

Koordinasi dengan Kementerian dan Aparat Daerah

Untuk mempercepat proses investigasi, Kejagung menjalin koordinasi dengan kementerian teknis seperti KLHK, Kementerian ATR/BPN, dan BNPB. Pemerintah daerah juga diminta menyerahkan seluruh dokumen perizinan dan data tata ruang untuk dibandingkan dengan temuan lapangan.

Jaksa Agung menekankan bahwa penyelidikan ini bukan untuk mencari kambing hitam, melainkan memastikan penegakan hukum yang berbasis bukti dan menjawab keresahan masyarakat.

Jaksa Agung
Jaksa Agung

Baca juga: Gubernur Aceh Minta Mendagri Terbitkan Aturan Pedagang Tak Naikkan Harga

Masyarakat Desak Penanggung Jawab Diungkap

Di berbagai daerah terdampak, warga menyambut baik langkah Kejaksaan Agung. Mereka berharap kejelasan penyebab banjir tidak lagi ditunda, mengingat kejadian serupa terus berulang dalam beberapa tahun terakhir tanpa solusi yang jelas.

“Banjir bukan lagi soal bencana alam semata. Ada faktor manusia yang harus diusut,” ujar seorang tokoh masyarakat dari Sumatera Barat.

Warga menilai penyelidikan ini penting untuk mencegah terulangnya bencana dan memastikan ada efek jera bagi pelaku perusakan lingkungan.

Ahli Lingkungan: Ada Indikasi Kerusakan Sistematis

Sejumlah akademisi dan organisasi lingkungan menyebut banjir berulang di Sumatera menunjukkan adanya kerusakan ekosistem yang cukup serius, terutama deforestasi dan sedimentasi sungai.

Para ahli menilai, jika penyelidikan menyentuh akar persoalan, negara harus berani menindak:

  • perusahaan yang melanggar izin,

  • oknum yang melindungi aktivitas ilegal,

  • serta pelaku perusakan lingkungan baik perorangan maupun korporasi.

Langkah Kejaksaan Agung dinilai sebagai kesempatan penting untuk membenahi tata kelola lingkungan yang selama ini dinilai longgar.

Komitmen Jaksa Agung: Tidak Ada Intervensi

Jaksa Agung memastikan seluruh proses penyelidikan dilakukan independen dan transparan. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan memberi ruang bagi aparat untuk bekerja profesional.

“Yang bersalah pasti kami tindak, yang tidak bersalah akan dilindungi. Itu prinsip kami,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa hasil investigasi akan diumumkan kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas lembaga penegak hukum.

Harapan Baru untuk Pencegahan Bencana

Instruksi tegas Jaksa Agung ini diharapkan menjadi titik balik penanganan bencana di Indonesia. Dengan mengungkap penyebab banjir secara objektif dan menindak pelaku yang terbukti bersalah, pemerintah dapat menyusun strategi pencegahan yang lebih efektif di masa depan.

Masyarakat Sumatera kini menaruh harapan besar agar langkah hukum ini membawa perubahan nyata—bukan hanya penindakan, tetapi juga pemulihan lingkungan yang berkelanjutan.

Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *