Nanga Bulik – Suasana khidmat peringatan Sidang Tahunan MPR RI 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, berlangsung dengan kemegahan upacara kenegaraan. Namun suasana tersebut sedikit berbeda karena Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, tidak terlihat hingga sidang dimulai, dan kursi VIP yang biasanya disiapkan untuknya tetap kosong
Puan Maharani Menyampaikan Salam Megawati
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), Puan Maharani, menyampaikan bahwa dirinya hadir mewakili Megawati dalam sidang tersebut. “Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, atau yang saat ini diwakili saya keberadaannya,” ujar Puan saat menyapa Presiden, Wakil Presiden, serta para tokoh negara dan ketua umum partai politik lainnya.

Baca juga: Pemkab Bartim Bangun Makodim Senilai Rp.15 Miliar
Reaksi dan Konfirmasi Resmi
Beberapa media mengonfirmasi bahwa hingga sidang dimulai, Megawati belum terlihat memasuki gedung sidang. Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, pun tak menyebut namanya dalam sambutan, melainkan langsung menyapa Presiden ke-6 (SBY) dan Presiden ke-7 (Jokowi), serta beberapa mantan wakil presiden.
Sementara itu, Sekjen MPR menyebut bahwa Megawati memang telah menerima surat undangan, tetapi kehadirannya belum dikonfirmasikan hingga saat itu.
Makna dan Nuansa Ketidakhadiran
Ketidakhadiran Megawati meskipun diundang secara resmi memberikan variasi dalam suasana sidang kenegaraan. Namun, Puan Maharani tampil sebagai representasi kehadiran figur penting dari PDIP—meneruskan simbol kepemimpinan dalam kebersamaan momen nasional ini.















